Peluang usaha

Just another WordPress.com weblog

Usaha Bisnis Sosis Bandeng

Pada saat ini banyak sekali varian kuliner yang dijajakan. Di bekasi misalnya, ikan bandeng bisa diolah menjadi sosis. Namun bentuk dari sosis bandeng ini tidak lonjong melainkan bagian kepala dan ekornya masih dipertahankan. Duri dari ikannya pun sudah dipisahkan, sehingga para penyantap sosis bandeng ini tidak perlu takut tertusuk duri saat menyantap sajian sosis bandeng ini. Sosis bandeng berbeda dengan bandeng presto yang dahulu sempat menjadi tren, ikan bandeng presto hanya membuat duri menjadi lunak. Tetapi sosis bandeng dapat dipastikan sudah steril dari duri.

Imam tantowi adalah salah seorang yang menekuni usaha sosis bandeng ini sejak akhir tahun 2005 di kota Bekasi. Untuk mendirikan Izzan merk dagangnya ini, pria yang akrab disapa Anton ini mengeluarkan sejumlah uang sebesar Rp1 juta. Anton menggeluti bisnis ini karena perusahaan tempat dia bekerja dahulu sudah gulung tikar.

Selama tiga bulan Anton melakukan uji coba resep sebelum akhirnya Izzan diluncurkan. Dalam racikan resepnya itu Anton menambahkan telor di dalam campuran daging banding, “Plus bumbu yang saya racik sendiri,” ucapnya.
Teknik membuatnya begini. Pertama-tama, ikan bandeng, telor, dan bumbu di tempatkan dalam satu wadah. Lalu digiling hingga lembut dan dimasak dengan cara tertentu. Sayang, Anton tak bersedia menjelaskan teknik masaknya itu hingga adonan terbebas dari duri ikan.

Setelah matang, olahan ini diletakkan kembali di atas kerangka bandeng yang tinggal kepala dan ekor. “Jadi tetap mempertahankan bentuk asli ikan, tapi kalau dipotong tak ada durinya,” kata pria kelahiran Brebes ini. Sosis bandeng Izzan ini bisa dikonsumsi langsung atau dipanaskan lebih dulu. Anton menyalurkan produk buatannya ke seluruh daerah di Indonesia seperti, Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Makassar. Anton juga memasok barangnya ke sejumlah pasar modern seperti, Hero, Giant, Farmers Market Kelapa Gading, dan Mal Pondok Indah I.

Anton dapat memproduksi 1.400 kardus sosis bandeng. Satu kardus berisi satu bandeng seberat 185 gram (gr). “Harga di pasaran Rp 15.000 sampai Rp 17.000 per kardus,” ujarnya. Anton berniat ingin melebarkan usahanya memasuki pasaran di kota Bandung, karena Bandung memiliki potensi usaha yang besar.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

April 24, 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: