Peluang usaha

Just another WordPress.com weblog

Bisnis ayam tepung

Bisnis kuliner adalah bisnis yang tidak akan pernah mati. Bisnis ini semakin hari semakin menjamur saja, apalagi tawaran bisnis baik berbentuk waralaba atau kemitraan. Produk yang ditawarkan sama saja, namun kemasan dan merk produk berbeda. Laku atau tidaknya produk yang ditawarkan bergantung pada cita rasa dan strategi pemasaran.

Salah satu tawaran kemitraan yang patut anda coba adalah dari Chicken Crispy & Burger Jakarta yang berada di bawah bendera UD Madina Food milik Mona Nasution. Produk yang ditawarkan berupa ayam goreng berbalut tepung bumbu dan burger. Produk ini pun memiliki cita rasa yang khas dari produk lainnya, yaitu bumbunya lebih terasa, ayamnya lebih renyah dan tahan hingga sepuluh jam tanpa ditaruh di pemanas.

Chicken Crispy & Burger tidak menggunakan pengawet atau zat tambahan lain dalam pembuatan makanan. Rasa yang renyah dan tahan lama dihasilkan hanya dengan menggunakan resep makanan yang khusus. Saat ini terdapat 107 gerai Chicken Crispy & Burger yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia antara lain Jabodetabek, Malang, Cirebon, Sukabumi, Bandung, Padang, Medan, Lampung, hingga Samarinda.

Mona sang pembuat resep mengaku membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan resep khas ini, kira-kira dibutuhkan waktu satu bulan untuk menemukan resep yang pas sesuai dengan keinginan Mona. Modal awal yang diperlukan pertama kali Mona mendirikan gerai ini pun terbilang tidak terlalu besar. Hanya dengan modal Rp200.000 saja, dari semula cuma menjual dua ekor ayam per hari, setelah sebulan ia sudah bisa menjual delapan ekor ayam. “Tiga bulan kemudian, saya membuka gerai satu lagi tak jauh dari rumah saya,” tuturnya.

Hanya dalam kurun waktu 6 bulan balik modal
Keberhasilan Mona berjualan ini membuat para tetangga maupun pelanggan mempertanyakan asal franchise usahanya. “Saya jelaskan bahwa usaha saya bukan franchise, tapi usaha sendiri,” ujarnya. Dari situlah ia lantas memiliki ide membuat kemitraan.

Investasi yang dipatok oleh Mona setiap satu gerai sekitar Rp 9,5 juta. Awalnya Mona menawarkan Rp 5,5juta untuk satu gerainya, namun karena dipengaruhi kenaikan harga barang saat itu maka Mona pun menaikan harga satu gerainya menjadi Rp 9,5 juta. Dengan uang Rp 9,5 juta mitra akan memperoleh sebuah gerobak dari aluminium, kompor, tabung gas, serta berbagai peralatan pendukung sebanyak 50 item. Biasanya dibutuhkan waktu 3 sampai enam bulan untuk balik modal. Untuk meraih untung tentu ada hitungan tersendiri. “Gerai bisa menghasilkan sekitar Rp 400.000 per hari,” ungkap Mona. Harga jual ayam mulai Rp 4.000 hingga Rp 5.000. “Untuk burger harganya Rp 5.500. Kalau mau ditambah telur dan keju harganya Rp 9.000,” imbuhnya.

Dalam usaha kemitraan ini Mona mengharuskan membeli bahan baku langsung kepadanya, terkecuali mitra yang ada di luar Jabodetabek. Untuk yang berada di luar kawasan Jabodetabek Mona mengirimkan mayonnaise dan tepung bumbu. Dan untuk memperoleh bahan baku roti dapat bekerja sama dengan bakeri di masing-masing kota. Setiap tiga bulan sekali Mona mengirimkan 25 kg hingga 30 kg tepung bumbu kepada tiap mitra di luar kota. Harga tepung bumbu Rp 20.000 per kg.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

April 18, 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: