Peluang usaha

Just another WordPress.com weblog

Strategi Mendongkrak penjualan tanpa terlihat berjualan…???

Salah satu strategi bisnis yang patut untuk dipertimbangkan untuk meningkatkan penjualan produk kita adalah dengan berjualan secara diam-diam atau “berjualan tanpa terlihat berjualan“. Bingung? ya, inti dari strategi bisnis ini adalah jangan sampai konsumen mendapat kesan “vulgar” bahwa kita sedang menjual suatu produk.

Dengan demikian, konsumen akan melakukan pembelian secara sukarela. Biasanya ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Misalnya pada bisnis offline, kita dapat menggelar acara amal. Pada acara tersebut, seluruh sumbangan akan diberikan pada korban bencana atau orang yang membutuhkan. Dan karenanya, jangan biarkan donatur kita menyumbangkan uang kita secara cuma-cuma. Berikan imbalan dari produk-produk yang kita miliki kepada mereka.

Dengan melakukan hal tersebut, keuntungan yang kita dapakan bukanlah pada “materi” berupa uang, tetapi popularitas produk, dimana produk-produk kita semakin dikenal dan brand awareness produk kita semakin melekat di benak pelanggan. Dibandingkan dengan berjualan secara terang-terangan, berjualan dengan diam-diam lebih efektif memikat hati pembeli.

Mengapa demikian? karena orang cenderung “antipati” jika langsung ditodong untuk membeli sesuatu. Misalnya saat kita didatangi salesman. Jadi, untuk mensiasati phisikologis pembeli, kita perlu melakukan cara-cara cerdas. Bagaimana caranya untuk menciptakan peluang dan mendatangkan pelanggan, dan lakukan penjualan secara diam-diam.Adapun cara-cara yang diterangkan diatas bukanlah cara yang berfokus pada penjualan kita, tetapi pada konsumen kita. Dan yang paling menarik daripada cara berjualan dengan diam-diam ini, adalah kita tidak egois mementingkan kepentingan sendiri.

Kita tidak hanya berfikir bagaimana menghasilkan keuntungan sendiri, tetapi hal utama adalah membantu orang lain. Kita tidak sibuk menghitung apa yang kita dapatkan, tetapi apa yang kita berikan. Ya, berikan pa yang orang lain butuhkan. Disitulah letak seni dalam bisnis, yakni memberikan apa yang mereka inginkan. Dalam hal berjualan dengan diam-diam ini, intinya adalah mendahulukan kepentingan orang lain. kepentiangan kita untuk berjualan letakkan pada bagian akhir. Fokuslah pada tujuan utama yakni membantu orang lain. Dan apa yang kita peroleh nantinya hanyalah “cipratan” dari aktivitas kita membantu orang lain tadi.

Para konsumen akan merasa senang karena mereka dapat memberikan sumbangan dan mendapatkan produk gratis. Sebenarnya tidak, hanya mereka yang menyumbang saja yang mendapatkan produk gratis tersebut. Popularitas yang kita dapatkan nilainya akan jauh melebihi jumlah nominal uang yang dibayarkan. Makin lama produk kita makin dikenal dan semakin banyak orang yang ingin mencoba untuk membeli.Dan, cara ini cukup efektif, bahkan mungkin keefektifannya jauh dari pada aktivitas memasang iklan tiap hari. Contoh lainnya adalah dengan mengadakan kompetisi. Contohnya kontes kencantikan atau modeling atau kita dapat bekerja sama dengan agency pencari bakat, baik penyanyi atau calon bintang iklan dan sinetron.

Kita sebagai sponsornya dan mereka pelaksana kegiatannya.Undang para gadis untuk mengikuti kontes. Undang juga para wartawan dari media massa dan lakukan promosi acara ke masyarakat luas. Biasanya untuk acara seperti itu akan menyedot perhatian publik.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Maret 31, 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: