Peluang usaha

Just another WordPress.com weblog

Pentingnya Percakapan dalam Berbisnis

Menyampaikan percakapan dalam bisnis dengan tidak berbelit-belit, sederhana, dan jelas penting dilakukan bagi pebisnis yang ingin membangun hubungan dengan rekan bisnis. Jadikan pertemuan bisnis dengan rekan bisnis anda berbobot tanpa membuang waktu percuma dengan omongan yang sia-sia.

Berikut ini ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan percakapan dengan rekan bisnis anda:

1. Serius tapi santai
Ada 2 hal yang penting dalam menjalin hubungan bisnis yaitu, rasa saling percaya dan keseriusan, 2 hal itu dilakukan untuk menjaga komitmen bisnis dengan rekan bisnis anda. Cobalah lebih serius dalam percakapan bisnis, walaupun lelucon berperan sebagai ice breaker dalam percakapan, pilih dengan baik lelucon agar tidak bernada SARA.

2. Sapaan formal

Berikan sapaan formal kepada rekan bisnis anda, jangan lupakan hal itu. Sebab sapaan yang kita ucapkan seperti bapak, ibu, saudara akan memberikan respek kepada rekan bisnis anda. Dan jangan lupakan namanya jika ia memberikannya kepada anda.

3. Jadilah pendengar yang baik
Hargai lawan bicara anda dengan mendengarkan segala ucapannya, meskipun banyak pertanyaan yang ingin anda lontarkan. Berikanlah kesempatan kepadanya untuk bercerita tentang dirinya. Berlatihlah dengan untuk mendengarkan percakapan lawan bicara anda. Tatap matanya kala berbicara dan lontarkan komentar pada saat yang tepat.

4. Hindari kebiasaan buruk
Jauhkan kebiasaan buruk yang biasa anda lakukan seperti bersendawa di depan klien, tidak menatap mata lawan bicara anda, menggaruk-garuk hidung saat berbicara agar tidak timbul kesan negative rekan bisnis pada anda.

5. Memilih topic yang aman dalam percakapan
Hidari perdebatan pada saat berbicara dengan rekan bisnis anda. jika memungkinkan pilihlah topik yang sama-sama dikuasai dan disenangi oleh anda dan rekan anda.

6. Tidak Sombong
Jangan mengungkapkan segala kelebihan dengan berlebihan kepada rekan bisnis atau prospek bisnis anda. dan kalaupun ingin mengangkat diri sendiri lakukanlah dengan intonasi yang ringan dan gurauan.

7. Kurangi formalitas
Kurangi frekuensi percakapan secara formal setelah merasa akrab atau bertemu dipertemuan selanjutnya, namun lakukan hal ini apabila ada isyarat dari rekan anda, jangan sampai anda terkesan SKSD (sok kenal sok dekat). Tak perlu tergesa-gesa menjajaki sense of humor rekan bisnis anda. Hubungan bisa menjadi tidak enak jika ia tidak nyambung atau malah tersinggung mendengar gurauan anda.

8. Lakukan Ending dalam percakapan
Akhiri percakapan dengan tersenyum dan saling bertukar identitas diri, entah itu email, nomor telpon atau pun alamat rumah. Jangan biarkan pertemuan berakhir tanpa kemungkinan untuk bertemu kembali.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Maret 31, 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: