Peluang usaha

Just another WordPress.com weblog

Maraknya Bisnis Kue Kering Di Hari Raya

Kue kering ? Mungkin jenis makanan ini sudah tidak asing lagi bagi anda, bahkan banyak jenis kue kering tersebut yang sering anda jumpai atau anda konsumsi sehari-hari. Bisnis kue kering memang menarik terutama apabila menjelang Hari Raya, baik itu Lebaran, Natal, atau Hari Raya lainnya. Selain digemari masyarakat karena rasanya yang gurih dan nikmat di lidah, kue-kue kering tersebut juga terkenal dengan daya tahannya apabila kita menyimpannya dengan waktu yang cukup lama. Bahkan, bisa bertahan hingga sebulan lebih.

Hal tersebut menjadi kelebihan tersendiri yang membuat masyarakat lebih cenderung memilih kue kering untuk dikonsumsi, Selain itu siapa pun bisa berbisnis kue kering, tetapi dengan kualitas yang berbeda. “Ini bisnis musiman. Siapa saja bisa melakukannya dan dapat menghasilkan omset yang lumayan besar bagi anda yang ingin mencoba peluang ini”. Banyak pilihan jenis kue kering yang dapat kita jadikan untuk memulai suatu usaha atau bisnis, namun ada beberapa jenis kue yang paling laris terjual, kue kering tersebut, seperti nastar, kastengel, dan putri salju, paling banyak peminatnya serta rasanya yang khas di bandingkan kue kering lainya. Adapun, harga yang ia tawarkan cukup ekonomis dan juga tidak terlalu mahal. Berkisar Rp 27.000-Rp 35.000 per toples.

Walaupun terkesan murah, tapi bukan murahan karena bisnis kue kering ini bukanlah bisnis recehan. Seperti yang dialami oleh pengusaha kue kering asal Bandung, Diah Susilawati. Lebaran tahun lalu, pengusaha wanita yang menawarkan 30 jenis kue ini berhasil menjual sekitar 80 ribu lusin toples kue kering. WOW! Angka yang cukup besar bukan. Selain secara konvensional dan secara umum, bisnis kue kering ini tidak hanya dijalankan secara manual saja seperti membuat spanduk atau selebaran agar masyarakat tahu, tetapi juga bisa dijalankan atau dipromosikan di dunia maya atau secara online sehingga membuat masyarakar secara luas bahkan hingga mencakup seluruh wilayah indonesia. Mulanya seseorang berfikir, bagaimana bisa berbisnis atau jualan kue tanpa mengganggu pekerjaan di kantornya. Bagaimanapun, seseorang tersebut masih belum bisa meninggalkan profesi tetapnya sebagai karyawan. Dengan pemikiran yang luas dan positif maka tercetuslah ide untuk menjual kue secara online atau lewat internet dengan membangun toko online atau jaringan internet.

Setelah toko online dibuka, masih ada ganjalan lagi atau problem yang harus kita hadapi. Karena ternyata, membangun kepercayaan di dunia maya, lebih sulit, ketimbang berjualan seperti layaknya, hal itu terjadi karena tak ada tatap muka langsung antara calon pembeli dengan kita yang membuka usaha tersebut, Apalagi mayoritas orang Indonesia masih belum terbiasa belanja secara online atau tanpa bertatap muka secara langsung.

Beberapa kali, kita harus menjelaskan kepada calon pelanggan atau customer bahwa kita tidak memiliki toko nyata dan contoh produk hanya bisa dilihat di internet yang berupa gambar. Kita juga harus meyakinkan kepada calon pelanggan tentang jaminan kualitasnya. Upaya ini terus dilakukannya sampai pelanggan percaya. Dan biasanya, setelah beberapa kali memesan, mereka akan terbiasa, kemudian menjadi percaya.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Maret 4, 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: